Merek Mobil Terlaris di Indonesia Juli 2025: BYD Mulai Kejar Mitsubishi

Pasar otomotif Indonesia pada Juli 2025 menunjukkan tren positif dibandingkan bulan sebelumnya, meski secara tahunan masih mengalami penurunan. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) memperlihatkan dominasi merek Jepang di urutan teratas, sementara merek Tiongkok seperti BYD dan Chery mulai menembus 10 besar penjualan. Fenomena ini menjadi indikator perubahan peta persaingan industri mobil di Indonesia.

Toyota Tetap Jadi Pemimpin Pasar

Toyota masih menguasai pangsa pasar otomotif Indonesia. Pada Juli 2025, penjualan wholesales (pabrik ke dealer) Toyota mencapai 18.905 unit, meningkat dari bulan sebelumnya yang hanya 17.819 unit. Untuk penjualan retail (dealer ke konsumen), Toyota berhasil mengirim 20.185 unit atau 32,4% pangsa pasar nasional. Keberhasilan ini mempertahankan posisinya sebagai merek mobil terlaris di Indonesia.

Daihatsu Kokoh di Posisi Kedua

Daihatsu berada tepat di belakang Toyota dengan penjualan wholesales sebesar 10.451 unit dan retail 11.220 unit. Capaian ini naik dibandingkan bulan sebelumnya dan menunjukkan loyalitas konsumen yang masih tinggi terhadap merek ini, terutama di segmen LCGC (Low Cost Green Car).

Honda dan Suzuki Saling Geser Posisi

Honda kembali menempati posisi ketiga di penjualan wholesales dengan 5.235 unit, sedangkan Suzuki unggul tipis di penjualan retail dengan 5.504 unit. Persaingan di posisi menengah ini diprediksi akan semakin ketat, terutama dengan gencarnya promosi dan model baru dari kedua merek.

Mitsubishi Tertekan, BYD Mulai Mengancam

Mitsubishi Motors mencatat penjualan wholesales 5.011 unit dan retail 4.815 unit. Meskipun masih berada di 5 besar, posisinya mulai terancam oleh BYD — merek mobil listrik asal Tiongkok yang mencatat kenaikan signifikan.
BYD menempati urutan keenam wholesales dengan 2.335 unit dan retail 2.827 unit, mendekati angka penjualan Mitsubishi. Tren ini menunjukkan potensi pergeseran peta persaingan di segmen mobil penumpang dan kendaraan listrik.

Merek Tiongkok Semakin Eksis

Selain BYD, Chery juga masuk 10 besar penjualan mobil di Indonesia, meskipun angka distribusinya turun dibanding bulan sebelumnya. Chery mencatat wholesales 1.593 unit dan retail 1.705 unit. Hal ini menunjukkan penetrasi merek Tiongkok di pasar domestik semakin kuat.

Pasar Otomotif Masih Lesu Secara Tahunan

Jika dibandingkan Juli 2024, pasar otomotif Indonesia masih mengalami penurunan tajam. Total wholesales Juli 2025 mencapai 60.552 unit, turun 18,4% dari tahun lalu yang mencapai 74.230 unit. Penjualan retail juga anjlok 17%, dari 75.588 unit menjadi 62.770 unit.
Sepanjang Januari–Juli 2025, wholesales tercatat 435.390 unit dan retail 453.278 unit, masing-masing turun lebih dari 10% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Daftar Merek Mobil Terlaris Juli 2025

Wholesales

  1. Toyota – 18.905 unit

  2. Daihatsu – 10.451 unit

  3. Suzuki – 6.010 unit

  4. Honda – 5.235 unit

  5. Mitsubishi Motors – 5.011 unit

  6. BYD – 2.335 unit

  7. Isuzu – 2.190 unit

  8. Mitsubishi Fuso – 1.871 unit

  9. Chery – 1.593 unit

  10. Hyundai – 1.239 unit

Retail Sales

  1. Toyota – 20.185 unit

  2. Daihatsu – 11.220 unit

  3. Suzuki – 5.504 unit

  4. Honda – 5.003 unit

  5. Mitsubishi Motors – 4.815 unit

  6. BYD – 2.827 unit

  7. Mitsubishi Fuso – 1.996 unit

  8. Isuzu – 1.799 unit

  9. Chery – 1.705 unit

  10. Wuling – 1.687 unit

Kesimpulan

Dominasi merek Jepang seperti Toyota dan Daihatsu masih belum tergoyahkan di pasar otomotif Indonesia. Namun, kehadiran merek Tiongkok seperti BYD dan Chery mulai memberi warna baru pada persaingan. Jika tren ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin peta merek mobil terlaris di Indonesia akan mengalami perubahan signifikan di masa depan.

Sumber : oto.detik.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *